Senin, 30 April 2012
Memperbaiki Ide Tentang Financial
Menyambung ulasan Anis Matta di tulisan pekan lalu, saya ingin mengutip lagi kalimat yang beliau ucapkan. Kalimat ini menurut saya adalah sebuah landasan bagaimana melakukan tahapan yang runut dalam belajar perencanaan financial. Tahapan pertama itu adalah menanamkan pemahaman dan keyakinan yang benar tentang financial.
"Perbaiki dahulu ide kita tentang uang, perbaiki tsaqafah tentang uang dan mulailah mempunyai mimpi besar untuk menjadi orang kaya, supaya kita Insya Allah naik derajatnya dari amil zakat menjadi muzakki (pemberi zakat)".
Apa sih yang salah dalam pemikiran atau ide tentang uang. Salah satunya dimulai dari mimpi. Mimpi? Kok mimpi? Itulah salah satu sebab seseorang itu miskin karana tidak pernah bermimpi menjadi kaya. Dan tidak melangkah menuju titik tersebut.
Setiap kita tentu mempunyai mimpi-mimpi dan harapan di masa yang akan datang. Jika kita seorang muslim maka salah satu mimpi yang didorong oleh nilai spiritual yang besar, menunaikan haji misalnya. Bermimpi mengelilingi dunia? Ah, tak mungkin, jawab yang berjiwa pesimis. Bisa, Insya Allah, kata yang optimis. Kan, segala sesuatu yang sudah dilakukan dan diciptakan manusia semuanya berawal dari mimpi. Pesawat terbang lahir dari mimpi/ ide seseorang yang akhirnya terwujud menjadi sarana terpenting abad ini.
Supaya ide-ide tumbuh dengan baik dan memperbaiki ide/ tsaqofah tentang financial, Anis Matta menyarankan untuk menelaah buku-buku yang berkaitan dengan itu. Disebutkan misalnya The Millionaire Mind, The Millionaire Dead, One Minute Millionaire, buku karya Robert T. Kiyasaki, Think and grow rich karya Napoleon Hill. Juga buku-buku Yusuf Qordlowi tentang nilai-nilai moral dalam ekonomi Islam.
Demikian ulasan kali ini. Semoga bermanfaat.
Salam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar